Sejarah Kemunculan Film Fiksi Pertama

· Nurbaiti Fitriyani

Sinema merupakan hal baru yang menakjubkan di tahun 1890-an. Selama abad ke-XIX belas, banyak rumah tangga memiliki lensa optik seperti Zoetrope dan stereoskop. Meningkatnya literasi pada abad ini, menyebabkan penyebaran fiksi menjadi populer.

Berbagai macam hiburan publik juga tersedia. Termasuk kelompok-kelompok dramatik yang bermain sandiwara. Vaudeville menawarkan audiens kelas menengah berbagai aksi pada program tunggal, mulai dari pertunjukan hewan hingga komedian slapstick.

Tabel Konten
  1. Film Fiksi
  2. Membuat Program yang Menarik
  3. Peta Penyebaran Bioskop di Seluruh Dunia Berdasarkan Tahun
    1. 1896
    2. 1897

Film Fiksi

Pada tahun 1898, baik produsen Amerika maupun Eropa menggunakan model kapal dalam lanskap miniatur. Tujuan mereka ialah untuk menciptakan kembali pemikiran tentang kapal perang yang berkaitan dengan Perang Spanyol-Amerika.

Pertunjukan tersebut barangkali membuat penonton tidak percaya bahwa adegan-adegan palsu tersebut merupakan rekaman aktual dari insiden nyata. Sebagai gantinya, mereka menerima representasi dari insiden realitas tersebut.

Film fiksi juga penting sejak awal ditemukannya sinema. Pada lazimnya, film fiksi menampilkan adegan yang singkat. Lumieres Arroseur arrose, merupakan program pertama yang disajikan pada tahun 1895.

Lumieres Arroseur arrose
Lumieres Arroseur arrose

Film tersebut memperlihatkan seorang bocah laki-laki yang menipu tukang kebun dengan menginjak selang. Lelucon sederhana semacam itu membentuk genre utama pembuatan film awal.

Beberapa dari film fiksi ini berlatar di luar rumah. Namun, lukisan yang sederhana dengan cepat diadopsi sebagai latar belakang dan bertahan selama beberapa dekade.


Membuat Program yang Menarik

Melihat film-film paling awal, dapat dilihat sebarapa jauh daya tarik para pembuat film miliki untuk mempengaruhi penonton. Terlepas dari beragam genre awal, film fiksi perlahan-lahan menjadi daya tarik penonton paling populer yang mereka miliki sejak saat itu.

Sebagian besar film pada periode awal ini terdiri dari singleshot. Di mana kamera diatur dalam satu posisi. Dalam beberapa kasus, pembuat film melakukan serangkaian pemotretan dengan subjek yang sama. Hasil pemotretan kemudian diperlakukan sebagai serangkaian film yang terpisah.

Peserta pameran memiliki pilihan untuk membeli foto-foto tersebut dan dapat menjalankannya secara bersamaan. Sehingga hal tersebut mendekati sebuah film multishot. Selain itu, mereka juga dapat memilih untuk membeli hanya beberapa foto, dan lalu menggabungkannya dengan film lain untuk membuat program yang unik.

Selama periode awal ini, peserta pameran memiliki kendali yang cukup besar terhadap bentuk program yang mereka inginkan. Namun, kendali ini secara bertahap akan menghilang dari tahun 1899 dan seterusnya, ketika para produsen mulai membuat film yang lebih panjang yang terdiri dari beberapa pemotretan.

Cukup banyak dari para peserta pameran awal ini memiliki program yang menakjubkan atau bentuk-bentuk hiburan publik lainnya. Peserta pameran dapat mempresentasikan programnya, misalnya menggambarkan lanskap eksotis, peristiwa terkini, dan cerita singkat yang ditampilkan di layar.

Setidaknya, peserta pameran memberi judul-judul film mereka, karena pada awalnya film tidak memiliki kredit, atau mereka sekadar menjelaskan adegan-adegan yang ditampilkan.

Selama dekade pertama sinema, film diputar di banyak negara di dunia. Namun, pembuatan film terkonsentrasi sebagian besar di tiga negara utama di mana kamera gambar-bergerak berasal, yakni Prancis, Inggris, dan Amerika Serikat.


Peta Penyebaran Bioskop di Seluruh Dunia Berdasarkan Tahun

Sejak saat itu, film-film mulai diputar di bioskop seluruh dunia. Film yang mengawali disebar di seluruh bioskop ialah karya Lumiere, Edison, dan RW Paul.

1896

1 MARET:
Program Lumiere perdana di Brussels, Belgia.
11 MEI:
Seorang pesulap, Carl Hertz, mempertunjukkan film-film RW Paul di Empire Theatre di Johannesburg, Afrika Selatan, menggunakan proyektor yang dibeli dari Paul.
15 MEI:
Program Lumiere dimulai di Madrid, Spanyol.
17 MEI:
Operator Lumiere memutar film di st. Petersburg, Rusia.
7 JULI:
Operator Lumiere memutar film di kamar sewaan di Hotel Watson, Bombay, India.
8 JULI:
Program Lumiere dibuka di distrik yang modis di Rio deJaneiro, Brasil.
15 JULI:
Pemutaran Lumiere pertama di Cekoslowakia terjadi di Kasino, di Karlovy Vary.
AGUSTUS:
Carl Hertz menunjukkan program RW Paul-nya di Melbourne Opera House, Australia. (Program Lumiere pertama di Australia dimulai di Sydney pada 28 September).
11 AGUSTUS:
Operator Lumiere menunjukkan film sebagai bagian dari program Shanghai vaudeville.
15 AGUSTUS:
Film Lumiere yang sangat sukses dimulai di aula sewaan di Mexico City.
DESEMBER:
Program Lumiere ditampilkan di sebuah kafe di Alexandria, Mesir.

1897

28 JANUARI:
Film-film Lumiere ditampilkan di teater yang modis di Maracaibo, Venezuela.
15 FEBRUARI:
Di bawah pengawasan seorang perwakilan Lumiere, seorang wirausahawan Jepang menayangkan Cinematographe di sebuah teater di Osaka. (Vitascope Edison ditunjukkan seminggu kemudian, juga di Osaka.)
FEBRUARI AKHIR:
Program Lumiere perdana di Ruse, Bulgaria.
JULI:
Perwakilan Edison mengunjungi rumah teh dan taman hiburan Cina.
{
  "credit title": {
    "author": "Itiabrun Inayirtif",
    "editor": "Nashrullah Ali Fauzi",
    "category": "Esai Teoretis",
    "canonical publication": "Monoskrin"
  }
}
Details
Settings





Converter

Penulis: Nurbaiti Fitriyani

Editor: Nashrullah Ali Fauzi

Hak Publikasi Kanonis: Monoskrin

Tag: Sejarah Film, Sejarah Film Dunia

Kategori: Esai Teoretis

Lisensi: Creative Commons (CC BY-NC-ND 4.0)

Monoskrin

Monoskrin adalah situsweb yang mempublikasikan artikel-artikel tentang penciptaan sekaligus pengkajian film secara global.

Posting Lebih Baru · Posting Lama

Log

Perihal esai/artikel studi sinema.

Riset

Perihal penelitian film.
Perihal penelitian film.

Nawala Monoskrin

Dikirim setiap ada konten terkini

Iklan dan Advertorial Monoskrin