Bentuk Naratif dalam Film

· Nurbaiti Fitriyani

Manusia hidup tidak lepas dari adanya cerita. Kehidupan mereka dikelilingi oleh cerita, mulai mereka bangun dari tidur hingga tidur kembali. Tatkala mereka tidur pun bahkan masih mewujud sebuah cerita, yakni di dalam mimpi.

Sejarah Intertitle dalam Film
Antarjudul (Intertitle) dalam Film

Kelaziman cerita dalam kehidupan manusia merupakan salah satu alasan film dapat mewujudkan bentuk naratif. Biasanya, bentuk naratif ini bisa dilihat dalam film naratif, yakni film yang menyampaikan sebuah cerita. Salah satu cara terbaik pembuat film dapat mengekspresikan ide serta perasaan mereka ialah melalui teknik bernarasi.

Tabel Konten
  1. Berbagai Prinsip dari Bentuk Naratif
  2. Mengenal Naratif?
  3. Menuturkan Naratif

Berbagai Prinsip dari Bentuk Naratif

Kendatipun lazimnya film naratif bisa dijumpai dalam film panjang, film animasi, atau film pendek, tetapi juga bisa dilihat dalam film eksperimental maupun avant-garde. Hanya saja, dalam film eksperimental maupun avant-garde, memiliki cara bercerita tersendiri.

Cerita yang melingkupi kehidupan manusia, mempengaruhi adanya ekspektasi penonton ketika menonton film. Sebelum film yang ditonton selesai, penonton tentu sudah bisa menerka atau meraba jalannya cerita film tersebut. Hal itu bisa disebabkan oleh referensi dari penonton, baik dari membaca buku maupun pengalaman pribadi. Ekspetasi penonton tersebutlah yang menjadi karakteristik dari film naratif.

Ekspektasi yang dibentuk dalam film naratif bisa melalui ketegangan, keterkejutan, atau memunculkan rasa ingin tahu terhadap penonton. Alih-alih penonton dapat berekspektasi, film yang ditonton terkadang bisa memuaskan penonton, atau justru tak sesuai dengan harapan penonton.

Hal tersebut, tentu tidak luput dari pilihan kreatif seorang pembuat film dan aktivitas penonton.

Mengenal Naratif

Naratif ialah sebuah rangkaian peristiwa yang dihubungkan oleh adanya sebab-akibat dan terjadi di dalam sebuah ruang dan waktu. Lazimnya, sebuah naratif dimulai dengan suatu situasi atau kejadian, kemudian muncul serangkain perubahan sesuai dengan sebab-akibat, dan akhirnya muncul situasi baru yang akan mengakhiri sebuah narasi. Sebuah cerita dapat dipahami tergantung pada pola perubahan dan stabilitas, sebab-akibat, ruang dan waktu.

Serangkaian peristiwa acak atau tidak kronologis, sulit dipahami menjadi sebuah cerita. Sebuah naratif bersandar pada kausalitas, waktu, dan ruang. Namun, tidak berarti bahwa prinsip formal lain tidak dapat mengatur sebuah film, misalnya, narasi dapat memanfaatkan paralelisme. Paralelisme tersebut dapat menunjukkan keseragaman di antara elemen-elemen cerita. Kendatipun demikian, paralelisme menjadikan film lebih kompleks.

Menuturkan Naratif

Cerita tidak melulu disampaikan secara kronologis. Ia bisa diceritakan dengan cara diawali dengan adanya kilas balik (flashback) atau bisa juga meletakkan kilas balik di tengah-tengah cerita. Jika terjadi kesalahpahaman penonton dalam film yang menampilkan kilas balik, maka bisa juga digunakan teknik intertitle.

Tidak hanya menggunakan waktu, teknik bernarasi juga bisa dilakukan melalui sudut pandang karakter. Karakter mana yang dipilih sebagai narator dan jenis sudut pandang apa yang digunakan.

Dengan demikian, cara bernaratif bisa dilakukan dengan berbagai cara selama cerita dalam film bisa tersampaikan dengan jelas kepada penonton. Selain itu, pilihan kreatif bernaratif tetap harus membuat penonton berekspektasi atau memiliki rasa penasaran, meskipun akhirnya ekspektasi tersebut nantinya sesuai atau justru tidak sesuai.

{
  "credit title": {
    "author": "Itiabrun Inayirtif",
    "editor": "Nashrullah Ali Fauzi",
    "category": "Esai Teoritis",
    "canonical publication": "Monoskrin"
  }
}
Details
Settings





Converter

Penulis: Nurbaiti Fitriyani

Editor: Nashrullah Ali Fauzi

Hak Publikasi Kanonis: Monoskrin

Tag: Bentuk Film, Teknik Film, Teori Film

Kategori:

Lisensi: Creative Commons (CC BY-NC-ND 4.0)

Monoskrin

Monoskrin adalah situsweb yang mempublikasikan artikel-artikel tentang penciptaan sekaligus pengkajian film secara global.

Posting Lebih Baru · Posting Lama

Log

Perihal esai/artikel studi sinema.

Riset

Perihal penelitian film.
Perihal penelitian film.

Nawala Monoskrin

Dikirim setiap ada konten terkini

Iklan dan Advertorial Monoskrin