Prancis dan Perluasan Sinema Internasional

· Nurbaiti Fitriyani

Keberadaan sinema sebelum tahun 1904, memiliki kondisi yang agak mengenaskan. Sinema belum memiliki tempat di dunia industri—menggelandang. Sejenak kemudian, di tahun 1905, industri film mulai berkembang dan semakin stabil. Dengan demikian, produksi film pun semakin diperluas untuk memenuhi permintaan yang meningkat.

Italia dan Denmark bergabung dengan bank negara dan pembuatan film berskala kecil pun mulai muncul di banyak negeri lain. Setelah tahun 1905 tersebut, perkembangan film semakin pesat, film dibuat lebih panjang, menggunakan pengambilan gambar yang lebih banyak serta menceritakan kisah-kisah yang rumit.

Selain itu, pembuat film mulai mengeksplorasi teknik baru untuk menyampaikan infromasi naratif. Perubahan ekstensif pada ciri formal dan gaya film tersebut nampak tidak disaksikan oleh periode film lainnya

Tabel Konten
  1. Produksi Film Eropa
    1. Pathe Freres
    2. Gaumont
  2. Pengaruh Perluasan Sinema Prancis

Produksi Film Eropa

Pada periode perluasan sinema di Eropa, industri film Prancis-lah yang paling unggul dan terbesar. Pun film Prancis ini sering dilihat di seluruh dunia. Ada dua perusahaan yang mendominasi industri film Prancis.

  1. Pathe Freres
  2. Gaumont

Dua perusahaan tersebut terus berkembang dan diikuti oleh bentuk-bentuk perusahaan lain sebagai tanggapan atas meningkatnya permintaan audiens. Untuk meningkatkan industrinya, perusahan-perusahaan Prancis tersebut juga mendekati audiens kelas menengah yang lebih luas.

Pathe Freres

Dari tahun 1905 hingga 1906, industri film Prancis berkembang begitu pesat. Pathe Frares menjadi perusahaan besar dengan tiga studio terpisah. Perusahaan tersebut ialah salah satu perusahaan film paling awal yang terintegarasi secara vertikal—mengontrol produksi, distribusi, ekshibisi. Integrasi vertikal tersebut telah menjadi strategi utama yang dikejar oleh perusahaan film dan menjadi kekuatan sebuah perusahaan.

Pathe membuat kamera serta proyektornya sendiri. Ia memproduksi film sekaligus juga menyediakan film cetakan rilis. Ia juga mulai membeli bioskop di tahun 1906. Hingga pada akhirnya, di tahun berikutnya, perusahaan milik Pathe mulai mendistribusikan filmnya sendiri dengan cara menyewakannya daripada menjualnya. Pada waktu itu Pathe Freres menjadi perusahaan film terbesar di dunia. Selain itu, perusahaannya juga mendistribusikan film-film yang dibuat oleh perusahaan lain.

Tahun 1905 Pathe mempekerjakan enam pembuat film yang diawasi oleh Ferdinand Zecca, yang mana masing-masing dari mereka membuat film seminggu sekali. Film-film yang dibuat tersebut terdiri dari berbagai genre, antara lain: film sejarah, film aktual, film drama, dan film trik.

Di antara film Pathe yang paling menguntungkan ialah serial yang dibintangi dari komik populer: serial ”Boireau” (oleh Andre Deed), film ”Rigadin” (oleh Prince), dan yang penting ialah serial Max Linder. Charli Chaplin bahkan menyebut Linder sebagai ”profesornya”.

Selain sebagai perusahaan yang terintegrasi secara vertikal, Pathe Freres juga menggunakan strategi yang terintegrasi secara horizontal—perusahaan yang berkembang di satu sektor industri film. Pathe memperbesar produksi filmnya dengan membuka studio di tempat-tempat seperti, Italia, Rusia, dan Amerika Serikat. Cabang perusahaannya di Moskow, tahun 1909-1911 membuat film yang diproduksi di Rusia.


Gaumont

Gaumont
Gaumont

Saingan utama Pathe Freres yang juga dari Prancis ialah Gaumont. Perusahaan Gaumont juga berkembang pesat. Perusahaan Gaumont menambah pembuat film setelah menyelesaikan studio barunya di tahun 1905. Pelatih pembuat film tersebut ialah Alice Guy, tetapi kemudian ia beralih membuat film yang lebih panjang sendiri.

Di antara pembuat film baru tersebut ialah Louis Feuillade, penulis naskah sekaligus sutradara. Pada tahun 1908, Feuillade mengambil-alih pengawasan film-film Gaumont ketika Alice Guy pergi. Ia menjadi salah satu artis penting di sinema bisu. Lantas kemudian. di tahun 1920-an, karirnya sejajar dengan kekayaan Gaumont. Ia membuat film komedi, film sejarah, thiller, dan film melodrama.

Pengaruh Perluasan Sinema Prancis

Jejak perusahaan Pathe berdampak pada perusahaan lain. Para pengusaha dan perusahaan film lainnya mulai membuka bioskop mengikuti Pathe. Namun, tidak seperti perusahaan Pathe yang menyasar kelas menengah, signifikansi perbedaannya ialah perusahaan film lainnya justru menyasar pada konsumen yang kaya. Mereka ini seringnya memutar film yang lebih panjang dan lebih bergengsi. Hal tersebut mengakibatkan industri film Prancis dan ekspor film menjadi makmur.

Salah satu dampak yang signifikan, seperti pada perusahaan film d'Art yang didirikan pada tahun 1908. Perusahaan tersebut mengidentifikasi dirinya sebagai perusahaan berselara elit. Salah satu upayanya ialah dengan menampilkan The Assassination of the Duc de Guise (1908, Charles Le Bargy dan Andre Calmettes), dengan menggunakan bintang panggung. Kendatipun demikian, perusahaan d'Art ini tidak bertahan lama, karena pada tahun 1911 perusahaan ini kehilangan uang atas sebagaian produksinya, lantas ia pun menjualnya.

Secara keseluruhan, industri film Prancis bisa dibilang makmur. Namun, meskipun demikian, perusahaan Prancis harus menghadapi tantangan di pasar Amerika Serikat yang lebih menguntungkan. Selain itu, perusahaan Prancis yang semula mendominasi pasar dunia akan segera hilang.

{
  "credit title": {
    "author": "Itiabrun Inayirtif",
    "editor": "Nashrullah Ali Fauzi",
    "category": "Esai Teoretis",
    "canonical publication": "Monoskrin"
  }
}
Details
Settings





Converter

Penulis: Nurbaiti Fitriyani

Editor: Nashrullah Ali Fauzi

Hak Publikasi Kanonis: Monoskrin

Tag: Sejarah Film, Sejarah Film Dunia

Kategori: Esai Teoretis

Lisensi: Creative Commons (CC BY-NC-ND 4.0)

Monoskrin

Monoskrin adalah situsweb yang mempublikasikan artikel-artikel tentang penciptaan sekaligus pengkajian film secara global.

Posting Lebih Baru · Posting Lama

Log

Perihal esai/artikel studi sinema.

Riset

Perihal penelitian film.
Perihal penelitian film.

Nawala Monoskrin

Dikirim setiap ada konten terkini

Iklan dan Advertorial Monoskrin